

Aceh Tenggelam dalam Duka, Mari Kita Bangkitkan Harapan

Sejak Jumat, 28 November 2025, Aceh kembali diuji. Banjir besar dan longsor melanda, membuat ribuan keluarga kehilangan rumah, harapan, dan orang-orang yang mereka cintai.
Hingga Selasa, 2 Desember 2025, tercatat 77.049 rumah warga terdampak.
Di tengah gelapnya malam dan derasnya hujan, 173 orang ditemukan meninggal dunia. 403 warga mengalami luka berat, 1.435 luka ringan, dan 204 orang masih hilang, meninggalkan keluarga yang menunggu dengan hati penuh cemas.
Bencana ini menghantam keras 18 kabupaten/kota, meliputi 226 kecamatan dan 3.310 kampung. Tidak hanya rumah yang hanyut, tetapi juga masa depan dan tumpuan kehidupan mereka.
Sekolah-sekolah rusak, tempat ibadah roboh, jalan-jalan terputus, dan lahan mata pencaharian pun musnah: 138 unit perkantoran, 51 tempat ibadah, 201 sekolah, 4 pondok pesantren, 152 titik jalan terputus, 182 hewan ternak mati atau hilang, 139,4 hektare sawah rusak, 12.012 hektare kebun hancur.
Kini, Aceh membutuhkan kita, lebih dari sebelumnya.
Di tengah air yang menggenang dan tanah yang longsor, ada ribuan jiwa yang bertahan dengan sisa-sisa kekuatan. Ada anak-anak yang kehilangan sekolahnya. Ada ibu yang memeluk baju basah satu-satunya yang tersisa. Ada keluarga yang menatap kosong ke arah puing-puing rumah yang dulu menjadi tempat mereka berlindung.
Kita tidak bisa menghapus bencananya. Tapi kita bisa hadir dalam pulihnya.
Bergabunglah bersama Global Ehsan Relief Indonesia x Kiyomi x Seribu Pohon untuk menghadirkan bantuan darurat, makanan untuk mereka bertahan dan matras agar mereka tidak tidur tanpa alas lagi.

Setiap bantuan adalah secercah cahaya bagi mereka yang kini kehilangan. Setiap donasi adalah harapan yang tumbuh kembali. Dan setiap kebaikanmu adalah alasan bagi Aceh untuk bangkit.
![]()
Belum ada Fundraiser