


Cahaya Untuk Yang Kehilangan, Ramadhan Nyalakan Harapan Bagi Anak Yatim Bersama Global Ehsan Relief Indonesia dan Anggun
Ramadhan selalu identik dengan cahaya. Cahaya lampu masjid. Cahaya doa-doa yang dipanjatkan. Cahaya meja makan saat berbuka bersama keluarga. Tapi, tidak semua anak merasakan cahaya yang sama.
Di Indonesia, jutaan anak hidup tanpa kehadiran ayah, ibu, atau keduanya. Data Kementerian Sosial dan berbagai lembaga perlindungan anak menunjukkan jumlah anak yang kehilangan orang tua terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, baik karena kemiskinan, bencana, maupun dampak pandemi. Banyak di antara mereka yang bukan hanya kehilangan sosok pelindung, tetapi juga kehilangan stabilitas ekonomi, pendidikan yang layak, bahkan rasa aman.
Bagi sebagian dari kita, Ramadhan adalah momen memperbaiki diri. Bagi mereka, Ramadhan sering kali menjadi pengingat tentang siapa yang sudah tidak lagi menemani.
Bayangkan berbuka tanpa ayah yang memimpin doa. Sahur tanpa ibu yang membangunkan dengan lembut. Hari raya tanpa pelukan yang biasanya paling dirindukan.
Namun Ramadhan juga bulan terbaik untuk menyalakan harapan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,"
beliau mengisyaratkan dengan merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Bukhari)
Di bulan penuh keberkahan ini, mari menjadi cahaya bagi mereka yang kehilangan. Melalui santunan anak yatim, kita bukan hanya memberi bantuan materi, kita sedang menghadirkan rasa diperhatikan, dipedulikan, dan tidak sendirian.
Karena terkadang, yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan. Tapi keyakinan bahwa masih ada yang peduli.

Ramadhan ini, mari bersama:
✨ Menjadi tangan yang menguatkan
✨ Menjadi pelukan yang menenangkan
✨ Menjadi cahaya untuk yang kehilangan
Satu kebaikanmu bisa menjadi alasan mereka kembali tersenyum. Berikan donasi terbaikmu sekarang juga.
![]()
Belum ada Fundraiser